Gelombang keterkejutan menyapu kampus IIT Kharagpur menyusul kematian misterius seorang mahasiswa, Jayveer Singh Doria. Jenazah penuh darah Jayveer, seorang warga Ahmedabad, ditemukan di depan Atal Bihari Vajpayee Hall.
Gelombang keterkejutan menyapu kampus Institut Teknologi India, Kharagpur, yang terletak di kota rel distrik West Medinipur, menyusul kematian misterius seorang mahasiswa.
Mahasiswa yang meninggal telah diidentifikasi sebagai Jayveer Singh Doria (21), warga Ahmedabad, Gujarat. Dia adalah mahasiswa tahun ketiga Teknik Manufaktur.
Jenazah Jayveer yang berlumuran darah ditemukan pada Sabtu pagi di depan Atal Bihari Vajpayee Hall. Setelah mendapat informasi, polisi dari Polsek Hijli tiba di lokasi. Mereka sedang menyelidiki seluruh kejadian.
Insiden berulang seperti ini di kampus IIT Kharagpur mempertanyakan keamanan dan kesejahteraan mental mahasiswa.
Menurut sumber kepolisian, penjaga keamanan kampus adalah yang pertama melihat Jayveer terbaring dalam keadaan berlumuran darah. Mereka memberi tahu pihak institut.
Setelah mendapat kabar, polisi yang tiba di lokasi membawa Jayveer yang berlumuran darah ke Rumah Sakit B.C. Roy di kampus. Setelah pemeriksaan awal, dokter menyatakannya meninggal.
Penyebab insiden ini belum jelas. Institut dan polisi telah memulai penyelidikan terpisah. Dalam penyelidikan awal, polisi menduga Jayveer mungkin bunuh diri dengan melompat dari atap gedung delapan lantai.
Polisi telah mengirim jenazah untuk otopsi. Polisi menduga penyebab kematian sebenarnya hanya akan diketahui setelah laporan otopsi tiba. Namun, pihak institut belum mengeluarkan pernyataan apa pun mengenai insiden tersebut.
Delapan Kematian Mahasiswa Misterius dalam 16 Bulan
Patut dicatat bahwa rangkaian kematian mahasiswa misterius di IIT Kharagpur tak kunjung berhenti. Dalam 16 bulan terakhir, total delapan mahasiswa dan peneliti telah meninggal dalam rangkaian ini. Dari jumlah tersebut, tujuh kematian terjadi di dalam kampus.
Di antara yang meninggal, jenazah lima mahasiswa ditemukan tergantung. Kematian satu mahasiswa demi mahasiswa lainnya telah menciptakan sensasi di kampus IIT Kharagpur.
Pertanyaan mengapa mahasiswa berbakat memilih jalan yang begitu sulit masih tetap tidak dapat dipahami. Kampus juga memiliki layanan konseling yang baik. Berbagai langkah pencegahan depresi telah diambil.