Surat. Personel Pasukan Keamanan Industri Pusat (CISF) menunjukkan kewaspadaan, kejujuran, dan tindakan cepat di Bandara Surat dengan mengembalikan tas tangan berisi uang tunai dan perhiasan kepada seorang penumpang wanita, menjadi contoh ketelitian.

Menurut informasi, sekitar pukul 19.20 pada tanggal 21 Mei 2026, sebuah tas tangan ditemukan tanpa pengawasan di area parkir sisi kota Bandara Surat. Personel CISF yang bertugas segera mengikuti protokol keamanan, mengambil alih tas tersebut, dan memulai proses pemeriksaan.

Selama pemeriksaan dan verifikasi, tas tersebut diketahui milik Kavita Agarwal, yang melakukan perjalanan dari Kolkata ke Surat dengan penerbangan IndiGo 6E-6399. Penumpang wanita tersebut duduk di kursi nomor 3C di pesawat.

Verifikasi mengungkapkan bahwa tas tersebut berisi uang tunai sekitar 2,50 lakh rupee beserta perhiasan berharga. Tim CISF kemudian segera menghubungi penumpang yang bersangkutan dan, setelah menyelesaikan semua identifikasi dan formalitas yang diperlukan, menyerahkan tas tersebut kembali kepadanya dengan selamat.

Setelah menerima kembali barang-barang berharganya dengan selamat, penumpang wanita tersebut mengucapkan terima kasih dan memuji kejujuran, ketepatan, serta etos kerja profesional personel CISF. Penumpang tersebut juga memuji kerja sama tim CISF yang sangat baik melalui pesan video.

Bandara Surat

Bandara Surat, yang terletak di Gujarat, India, awalnya merupakan terminal domestik yang mulai beroperasi pada awal tahun 2000-an, dengan terminal saat ini diresmikan pada tahun 2019. Bandara ini berfungsi sebagai pintu gerbang utama bagi industri berlian dan tekstil di kawasan tersebut, menghubungkan Surat dengan kota-kota besar di India. Perkembangan bandara ini mencerminkan pertumbuhan ekonomi yang pesat di kota tersebut dan meningkatnya kepentingannya sebagai pusat komersial.

Kolkata

Kolkata, yang sebelumnya dikenal sebagai Kalkuta, adalah pusat budaya dan komersial utama di India timur, didirikan pada tahun 1690 oleh Perusahaan Hindia Timur Britania. Kota ini menjadi ibu kota India Britania dari tahun 1772 hingga 1911, dan merupakan pusat gerakan kemerdekaan India serta Renaisans Bengal. Saat ini, kota ini terkenal karena seni, sastra, arsitektur kolonial, dan festival-festivalnya yang semarak seperti Durga Puja.