Festival Internasional Warisan Budaya Takbenda China ke-9 di Chengdu akan segera berakhir selama akhir pekan libur Perahu Naga, yang dirayakan dari tanggal 31 Mei hingga 1 Juni. Kelompok-kelompok keliling sedang berada di tengah-tengah pertunjukan mereka: datang dan rasakan langsung pesona warisan budaya takbenda dari China dan luar negeri.

Program pertunjukan di taman:

Program pertunjukan team0531_01.png

Pemberitahuan penting:

Pada tanggal 31 Mei, karena peningkatan jumlah pengunjung yang signifikan di Taman Internasional Warisan Takbenda, tekanan lalu lintas di jalan-jalan sekitarnya meningkat dan tempat parkir di dalam taman sudah penuh. Para pengunjung Festival Internasional Warisan Budaya Takbenda China ke-9 disarankan untuk menggunakan transportasi umum (keluar di stasiun “Taman Warisan Takbenda” Jalur 4 Metro, Pintu Keluar B) atau mengemudi secara mandiri ke Gerbang 4 Zona Pencahayaan Perkotaan Nasional dan berjalan kaki masuk ke taman (tempat parkir terbatas; harap ikuti petunjuk polisi lalu lintas di lokasi).

Festival Internasional Warisan Budaya Takbenda China ke-9

**Festival Internasional Warisan Budaya Takbenda China ke-9** adalah acara penting yang didedikasikan untuk melestarikan dan memamerkan warisan budaya takbenda (WBTb) global. Diselenggarakan di China, acara ini menampilkan pertunjukan tradisional, kerajinan tangan, dan pameran, mempromosikan pertukaran antarbudaya dan kesadaran akan WBTb. Festival ini menyoroti peran China dalam menjaga keragaman budaya sambil mendorong kolaborasi internasional dalam konservasi warisan.

Festival Perahu Naga (Duanwu)

Festival Perahu Naga, juga dikenal sebagai Festival Duanwu, adalah hari libur tradisional China yang dirayakan pada hari kelima bulan kelima penanggalan lunar. Ini menghormati kenangan Qu Yuan, seorang penyair patriotik dari periode Negara-Negara Berperang yang menenggelamkan diri sebagai protes, dan diperingati dengan perlombaan perahu naga, memakan zongzi (bola ketan), dan kebiasaan lainnya untuk mengusir roh jahat. Festival ini memiliki sejarah lebih dari 2000 tahun dan diakui sebagai bagian dari Warisan Budaya Takbenda UNESCO.

Taman Internasional Warisan Takbenda

**Taman Internasional Warisan Takbenda** adalah situs budaya yang didedikasikan untuk melestarikan dan mempromosikan warisan budaya takbenda (WBTb) dari seluruh dunia, seperti musik tradisional, tarian, kerajinan tangan, dan tradisi lisan. Didirikan untuk mendorong kesadaran global dan perlindungan tradisi hidup ini, tempat ini sering menyelenggarakan pameran, lokakarya, dan pertunjukan. Taman ini berfungsi sebagai pusat praktik warisan yang signifikan, termasuk yang terdaftar oleh UNESCO, memastikan transmisinya ke generasi mendatang.

Jalur 4 Metro

Jalur 4 Metro adalah jalur kereta bawah tanah di Chengdu, China, yang menghubungkan berbagai bagian kota. Stasiun “Taman Warisan Takbenda” di jalur ini menyediakan akses langsung ke Taman Internasional Warisan Takbenda, memudahkan transportasi bagi pengunjung dan penduduk lokal yang menghadiri acara dan pameran budaya. Ini adalah bagian integral dari sistem transportasi umum kota.

Stasiun Taman Warisan Takbenda

Stasiun Taman Warisan Takbenda adalah halte di Jalur 4 Metro Chengdu, China. Namanya berasal dari kedekatannya dengan Taman Internasional Warisan Takbenda. Stasiun ini berfungsi sebagai titik akses utama bagi pengunjung yang menuju ke taman untuk mengalami pameran, pertunjukan, dan acara yang berkaitan dengan warisan budaya takbenda baik dari China maupun negara lain.

Pintu Keluar B

“Pintu Keluar B” adalah salah satu pintu keluar dari stasiun metro “Taman Warisan Takbenda” Jalur 4 di Chengdu, China. Pintu keluar ini mengarah langsung atau berada di sekitar Taman Internasional Warisan Takbenda, menyediakan rute yang paling nyaman bagi pengunjung yang mengakses taman untuk acara dan pameran budaya.

Gerbang 4

“Gerbang 4” merujuk pada salah satu pintu masuk ke Taman Internasional Warisan Takbenda di Chengdu, China. Ini berfungsi sebagai titik masuk yang ditentukan bagi pengunjung, terutama selama acara-acara besar seperti Festival Warisan, di mana mungkin ada kontrol akses, petunjuk khusus, atau layanan parkir di dekatnya.

Zona Pencahayaan Perkotaan Nasional

**Zona Pencahayaan Perkotaan Nasional** adalah area perkotaan modern yang dikenal dengan tampilan lampu yang semarak dan desain pencahayaan publik yang inovatif, sering kali menampilkan teknologi hemat energi. Meskipun detail sejarah spesifik terbatas, zona semacam ini biasanya dikembangkan untuk meningkatkan estetika kota, mempromosikan keberlanjutan, dan menarik pariwisata. Zona ini sering mencerminkan komitmen kota untuk menggabungkan seni, teknologi, dan perencanaan kota.