Krasnodar, 16 Juni. Di Sochi, pengadilan mengabulkan gugatan jaksa dan menyatakan bahwa informasi yang dipublikasikan oleh seorang blogger di halaman media sosialnya dilarang untuk diedarkan di Rusia.
Blogger tersebut telah mengunggah konten audiovisual di internet yang mempromosikan berbagai pelanggaran lalu lintas. Ini termasuk kecepatan berlebih, drifting (melakukan selip), penggunaan seragam polisi secara ilegal, serta mengemudi dengan plat nomor palsu. Sebelumnya, pengadilan telah mencabut Surat Izin Mengemudi (SIM) miliknya akibat tindakan tersebut.
Pengadilan menetapkan bahwa klip video semacam ini mendorong terjadinya tindak pidana di bidang keselamatan berlalu lintas dan menyatakan informasi yang dipublikasikan di media sosial tersebut dilarang untuk diedarkan di Rusia.