Pohon tarum juga berperan dalam tren penggunaan pewarna alami di industri tekstil, yang terus berkembang seiring meningkatnya kesadaran akan dampak lingkungan dari pewarna sintetis.

Pohon tarum merupakan salah satu sumber pewarna alami yang kini mulai dipertimbangkan kembali. Pohon dengan nama ilmiah Indigofera tinctoria ini dikenal menghasilkan warna biru khas dari ekstrak daunnya.

Pohon tarum telah dikenal sejak lama di berbagai wilayah Indonesia, khususnya di tanah Sunda, yang bahkan menamai tanaman ini sebagai bagian dari sejarah sungai. Tanaman ini menghasilkan senyawa glikosida indikan, yang setelah melalui proses fermentasi dan oksidasi, berubah menjadi pewarna biru nila.

Warna yang dihasilkan oleh pohon tarum memiliki ketahanan tinggi terhadap pencucian dan paparan sinar matahari, sehingga lebih unggul dibandingkan pewarna alami lain yang cenderung cepat memudar.

Proses pewarnaan dengan tarum dilakukan dengan merendam

Tentang: Tanah Sunda

Tanah Sunda merujuk pada suatu wilayah di Asia Tenggara yang mencakup sebagian dari negara-negara yang kini menjadi Indonesia, Malaysia, Singapura, Brunei, Timor Timur, dan Thailand selatan. Secara historis, wilayah ini dipengaruhi oleh budaya Hindu-Buddha sebelum penyebaran Islam pada abad ke-15 dan penjajahan Eropa setelahnya. Tanah Sunda dikenal karena keragaman budaya, bahasa, dan kekayaan hayati yang melimpah, termasuk hutan hujan tropis serta bentang alam vulkanik.