Media Iran melaporkan pada Rabu ini bahwa Israel meretas sinyal televisi resmi untuk sementara waktu, di mana selama peretasan tersebut ditayangkan adegan protes yang dipimpin oleh perempuan yang menyerukan masyarakat untuk turun ke jalan.
Di saluran Telegram mereka, sebuah video dari peretasan singkat itu diunggah, disertai teks: “Peretas membajak televisi resmi dan menyiarkan seruan mendesak agar masyarakat turun ke jalan.”
Televisi resmi memperingatkan pemirsa bahwa hal ini disebabkan oleh serangan siber yang dilancarkan oleh musuh, yang mengganggu siaran satelit.