Hyderabad: Sebuah sesi ceramah diadakan di Rishabh Aradhana Bhavan (Shahalibanda). Para hadirin diingatkan bahwa Arihant Paramatma, yang tercerahkan melalui usaha pribadi yang luar biasa, mencapai pengetahuan tertinggi dan, karena belas kasih, menyampaikan ajaran ilahi untuk meningkatkan jiwa.
Ditekankan bahwa ajaran-ajaran ini menghubungkan kita dengan dharma. Pemujaan dharma setiap hari dianjurkan, dan bagi mereka yang tidak dapat melakukannya, praktik khusus ditentukan selama festival. Chaturmas (atau Chaumasa) adalah periode penting dalam Jainisme: retret empat bulan bagi para biksu dan biksuni selama musim hujan, juga disebut Varshavas.
Hujan lebat membatasi perjalanan dan meningkatkan perkembangbiakan mikroorganisme, oleh karena itu para petapa tinggal di satu tempat untuk mempraktikkan pengendalian diri dan melindungi kehidupan. Chaturmas mengajarkan pelajaran berharga dan membentuk masa depan—pemanfaatannya bergantung pada kita. Pengabdian ditekankan sebagai elemen penting.
Kesempatan Emas untuk Pertumbuhan Spiritual
Chaturmas bukan sekadar retret musiman, melainkan jembatan menuju pengabdian, pengendalian diri, dan perbaikan diri, mendekatkan jiwa kepada yang ilahi. Pengabdian selama periode ini melipatgandakan pahala. Ini adalah waktu penyucian batin, disiplin, dan kedamaian batin. Mendengarkan ajaran ilahi selama bulan-bulan ini membawa pencerahan spiritual. Pratikraman harian (dalam Jainisme) adalah kunci untuk membersihkan jiwa dan memperbaiki kesalahan.
Ritual pagi di kuil dengan Bhaktamar akan dimulai pukul 06:15 AM. Ceramah: pukul 09:15 AM hingga 10:00 AM. Sesi Pratikraman untuk wanita di Rishabh Aradhana Bhavan mulai pukul 06:30 PM. Selain itu, akan ada perkemahan keagamaan (Pathshala) untuk anak-anak di atas lima tahun setiap hari Minggu (pukul 02:00 PM hingga 04:00 PM), dengan camilan. Para orang tua diundang untuk mendaftarkan anak-anak mereka.