Satu-satunya “kincir raksasa” tegangan rendah di dunia hadir di jalan-jalan Shanghai.
Pada 27 Juni, wisatawan berfoto di depan ‘Raksasa Louis’. Baru-baru ini, instalasi konseptual baru Louis Vuitton (LV) muncul di jalanan Shanghai: ‘Raksasa Louis’. Ini adalah landmark artistik ketiga merek tersebut di dunia, setelah Paris dan New York, dan satu-satunya yang dirancang dalam bentuk ‘kapal raksasa’.
Pada 27 Juni, wisatawan berfoto di depan ‘Raksasa Louis’. Baru-baru ini, instalasi konseptual baru Louis Vuitton (LV) muncul di jalanan Shanghai: ‘Raksasa Louis’. Ini adalah landmark artistik ketiga merek tersebut di dunia, setelah Paris dan New York, dan satu-satunya yang dirancang dalam bentuk ‘kapal raksasa’.
Pada 27 Juni, wisatawan berfoto di depan ‘Raksasa Louis’. Baru-baru ini, instalasi konseptual baru Louis Vuitton (LV) muncul di jalanan Shanghai: ‘Raksasa Louis’. Ini adalah landmark artistik ketiga merek tersebut di dunia, setelah Paris dan New York, dan satu-satunya yang dirancang dalam bentuk ‘kapal raksasa’.
Pada 27 Juni, wisatawan berjalan-jalan di dekat ‘Raksasa Louis’. Baru-baru ini, instalasi konseptual baru Louis Vuitton (LV) muncul di jalanan Shanghai: ‘Raksasa Louis’. Ini adalah landmark artistik ketiga merek tersebut di dunia, setelah Paris dan New York, dan satu-satunya yang dirancang dalam bentuk ‘kapal raksasa’.
Pada 27 Juni, wisatawan berpose untuk foto di dekat ‘Raksasa Louis’. Baru-baru ini, instalasi konseptual baru Louis Vuitton (LV) muncul di jalanan Shanghai: ‘Raksasa Louis’. Ini adalah landmark artistik ketiga merek tersebut di dunia, setelah Paris dan New York, dan satu-satunya yang dirancang dalam bentuk ‘kapal raksasa’.
Raksasa Louis
“Raksasa Louis” bukanlah monumen bersejarah atau budaya yang dikenal luas, dan informasi tentangnya terbatas. Jika ini adalah sebuah kapal, museum, atau objek wisata tertentu, harap berikan detail tambahan untuk informasi yang lebih akurat. Ini mungkin juga merupakan objek wisata lokal atau yang kurang dikenal – sebutkan lokasi atau konteksnya.
Paris
Paris, ibu kota Prancis, adalah salah satu kota paling ikonik di dunia, terkenal akan seni, arsitektur, dan budayanya. Didirikan pada abad ke-3 SM oleh suku Parisii, kota ini menjadi pusat utama pada Abad Pertengahan dan Renaisans, lalu berkembang pesat sebagai pusat pemikiran Pencerahan. Monumen utama seperti Menara Eiffel, Museum Louvre, dan Katedral Notre-Dame mencerminkan sejarahnya yang kaya dan pengaruh globalnya.
New York
New York, sering dijuluki “Kota Apel Besar”, adalah pusat global untuk budaya, keuangan, dan hiburan. Didirikan pada tahun 1624 sebagai pos perdagangan Belanda yang bernama Nieuw Amsterdam, kemudian direbut oleh Inggris dan berganti nama menjadi New York pada tahun 1664. Saat ini, kota ini terkenal dengan monumen ikoniknya seperti Patung Liberty, Times Square, dan Central Park, serta lingkungannya yang beragam dan kancah seni yang dinamis.
Shanghai
Shanghai adalah kota metropolitan yang dinamis di Tiongkok timur, dikenal karena perpaduan gedung pencakar langit modern dan arsitektur kolonial bersejarah. Awalnya adalah sebuah desa nelayan kecil, kota ini berubah menjadi pelabuhan utama pada abad ke-19 melalui konsesi asing, sebelum menjadi pusat keuangan global. Atraksi budaya utamanya – The Bund, Taman Yuyuan, dan distrik futuristik Pudong – mencerminkan sejarahnya yang kaya dan perkembangan pesatnya.