JOMBANG – Warga Desa Jombatan, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang, akhirnya berhasil menangkap hewan agresif yang selama ini meresahkan. Hewan tersebut ditembak mati saat bergelantungan di rumpun bambu, setelah sebelumnya menyerang seorang anak kecil dan seorang lansia.
Penangkapan itu terekam dalam video amatir pendek yang kini viral di media sosial. Rekaman menunjukkan suasana tegang saat seekor monyet ekor panjang muncul di kawasan pemukiman. Seorang penembak yang telah memburu hewan itu selama berhari-hari segera melepaskan tembakan dengan senapan angin.
Proyektil mengenai tubuh monyet tersebut, membuatnya jatuh ke tanah. Suara anjing menggonggong menambah dramatisasi suasana. Monyet itu segera dilumpuhkan dan dimasukkan ke dalam karung. Penampilan fisiknya memperlihatkan cakar dan gigi tajam yang digunakan sebagai senjata saat menyerang.
Menurut petugas Pusat Operasi BPBD Jombang, monyet yang ditangkap diduga merupakan salah satu dari tiga ekor yang telah menyerang warga pekan lalu. Serangan pertama terjadi pada 12 Juli 2025 di Jombatan, di mana seorang anak berusia 7 tahun mengalami cakaran.
Serangan kedua terjadi di Desa Podoroto pada Jumat, 18 Juli 2025. Kali ini, korbannya adalah seorang pelajar berusia 12 tahun dan neneknya yang berusia 60 tahun. Bocah tersebut bahkan harus mendapat empat jahitan di tangan kirinya.
“Pencarian dilakukan secara terpisah. Tim pemadam kebakaran dari BPBD fokus di Podoroto, sementara pemburu dari Kecamatan Wonosalam bekerja sama dengan warga untuk melacak di Jombatan,” jelas seorang petugas.