Sebagian lahan basah Shinoro Fukui masih terlihat, sementara sebagian besar terkubur di bawah sedimen (komposisi panorama dari 3 foto).

Lahan basah Shinoro Fukui, di Distrik Kita, Sapporo, yang dikenal sebagai habitat capung langka Libellula angelina (capung cincin emas), hampir hilang tertimbun sedimen. Selama bertahun-tahun, lahan basah ini hampir mengering sepenuhnya, dan capung yang teramati hingga tahun lalu telah menghilang pada tahun ini.

Seekor Libellula angelina ditemukan selama acara pengamatan pada Juli 2021. Capung ini memiliki panjang 2–3 cm dan ciri khas kilau metalik keemasan.

Lahan Basah Shinoro Fukui

Lahan basah Shinoro Fukui adalah kawasan alam yang dilindungi di Prefektur Fukui, Jepang, terkenal karena keanekaragaman hayati dan keindahan musimannya. Secara historis, lahan ini berfungsi sebagai sumber air penting untuk pertanian dan komunitas lokal. Saat ini, lahan ini menjadi lokasi konservasi yang menyediakan habitat bagi tanaman langka dan burung migran, serta memberikan peluang edukasi tentang ekosistem lahan basah.

Libellula angelina

Libellula angelina adalah spesies capung langka dan terancam punah, yang umum dikenal sebagai capung Angelina. Pertama kali ditemukan di Jepang, spesies ini memiliki ciri khas sayap yang halus dan tembus pandang, serta habitatnya terbatas pada lahan basah yang masih alami. Akibat hilangnya habitat dan perubahan lingkungan, upaya konservasi sedang dilakukan untuk melindungi spesies ini dari kepunahan.