Persita Tangerang resmi memperkenalkan tim dan kostum baru mereka untuk musim BRI Super League 2025/2026 dalam acara “Pendekar Fest” di Stadion Indomilk Arena, Tangerang.

Dalam peluncuran tersebut, Persita mempertahankan warna khas ungunya untuk jersey kandang.

Untuk pertandingan tandang, warna putih dipilih sebagai identitas baru.

Tim yang dilatih oleh Carlos Peña akan diperkuat oleh pemain seperti Ryuji Utomo, Tamirlan Kozubaev, Javlon Guseynov, dan gelandang kunci Eber Bessa.

Persita juga terbuka untuk merekrut dua atau tiga pemain tambahan sebelum bursa transfer ditutup, sesuai kebutuhan tim.

Presiden klub menyatakan bahwa musim ini, tim yang dijuluki “Pendekar Cisadane” tidak takut untuk membidik target tinggi.

“Kali ini, kami akan berusaha finis di tiga besar. Persita kini memiliki lisensi untuk berlaga di Liga Asia,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa ambisi ini didukung oleh kesiapan Stadion Indomilk Arena yang memenuhi standar internasional dan dapat menjadi tuan rumah Kualifikasi Piala Asia Wanita.

Untuk menutup Pendekar Fest, digelar laga persahabatan melawan Kuching City yang berakhir dengan duel sengit. Esal Sahrul mencetak gol pertama pada menit ke-30, sebelum tim tamu menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Namun, penyerang baru Persita, Matheus Alves, memastikan kemenangan dengan gol pada menit ke-65, tak lama setelah menggantikan Ahmad Nur Hardianto.

Stadion Indomilk Arena

Stadion Indomilk Arena, yang terletak di Bekasi, Indonesia, adalah arena serbaguna yang terutama digunakan untuk pertandingan sepak bola. Diresmikan pada tahun 2015, stadion ini menjadi markas klub lokal **Persipasi Bekasi**. Stadion ini dinamai berdasarkan **Indomilk**, merek susu populer asal Indonesia, mencerminkan sponsor korporat dalam infrastruktur olahraga. Dengan kapasitas 30.000 penonton, stadion ini menjadi tuan rumah berbagai acara olahraga dan budaya di wilayah tersebut.

BRI Super League

**BRI Super League** (secara resmi **Liga 1 BRI** karena sponsorship Bank BRI) adalah kasta tertinggi sepak bola profesional di Indonesia. Dibentuk pada tahun 2008 sebagai **Indonesia Super League (ISL)**, liga ini menggantikan sistem liga sebelumnya dan telah menjadi kompetisi sepak bola utama di negara ini. Meskipun menghadapi tantangan organisasi, liga ini tetap menjadi pusat sepak bola Indonesia, dengan klub-klub terkemuka seperti Persib Bandung dan Persija Jakarta.

Liga Asia

Liga Asia adalah kompetisi hoki es profesional yang didirikan pada tahun 2003, dengan tim-tim dari negara-negara Asia Timur seperti Jepang, Korea Selatan, dan China. Liga ini dibentuk untuk mempromosikan olahraga ini di kawasan tersebut, dengan *ALIH (Asia League Ice Hockey)* dari Jepang sebagai penyelenggara kunci. Liga ini mencakup tim-tim seperti Nippon Paper Cranes (Jepang), Anyang Halla (Korea Selatan), dan Red Star Kunlun (China), mendorong pengembangan olahraga regional.

Kualifikasi Piala Asia Wanita

**Kualifikasi Piala Asia Wanita** adalah serangkaian pertandingan yang diselenggarakan oleh Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) untuk menentukan tim nasional mana yang lolos ke **Piala Asia Wanita AFC**, turnamen sepak bola wanita terpenting di Asia. Didirikan pada tahun 1975, turnamen ini (beserta kualifikasinya) semakin relevan, mendorong perkembangan sepak bola wanita di benua ini. Kualifikasi biasanya mencakup babak grup, dan turnamen final juga berfungsi sebagai kualifikasi untuk Piala Dunia Wanita FIFA.

Pendekar Fest

Pendekar Fest adalah festival seni bela diri dan budaya tahunan Indonesia yang merayakan warisan kaya pertarungan tradisional, seperti Pencak Silat. Acara ini mencakup demonstrasi, kompetisi, dan lokakarya, bertujuan untuk melestarikan praktik-praktik leluhur ini dan mempromosikan kebanggaan nasional. Festival ini juga menampilkan musik, tarian, dan kerajinan tangan lokal, menciptakan perayaan yang semarak dari tradisi Indonesia.

Pendekar Cisadane

“Pendekar Cisadane” merujuk pada tokoh budaya atau legendaris yang terkait dengan Sungai Cisadane di Jawa Barat, Indonesia. Nama ini membangkitkan cerita rakyat setempat, terkait dengan para pejuang atau penjaga (*pendekar*) yang melindungi sungai dan komunitasnya. Meskipun detail sejarah mungkin langka, istilah ini mencerminkan tradisi lisan dan penghormatan terhadap landmark alam di wilayah tersebut.

Kuching City

Kuching City, ibu kota negara bagian Malaysia Sarawak di pulau Kalimantan, dikenal sebagai “Kota Kucing” (dari bahasa Melayu *kucing*). Didirikan pada abad ke-19 di bawah pemerintahan Rajah Putih (keluarga Brooke), kota ini memadukan arsitektur kolonial, budaya adat, dan pembangunan modern. Destinasi unggulannya termasuk jalan setapak tepi sungai, bangunan bersejarah seperti Astana dan Benteng Margherita, serta festival yang merayakan keragaman etnis Sarawak.