Pada tanggal 1 Agustus, Komite Partai Pemerintah Kota Da Nang meresmikan Kongres Delegasi pertamanya (masa jabatan 2025-2030), menandai langkah penting dalam menyelesaikan struktur organisasi Partai dalam lembaga administratif kota.
Ini adalah kongres pertama setelah penggabungan Provinsi Quang Nam dan Kota Da Nang, membuka babak baru pembangunan yang menuntut aparatur administrasi yang ramping, profesional, efisien, dan tersinkronisasi.
Dalam konteks ini, Komite Partai menetapkan persyaratan politik yang objektif dan mendesak: memperkuat kepemimpinan Partai dalam sistem pemerintahan, mempromosikan peran perintis dan teladan dari para kader, anggota, dan pegawai negeri, sambil meningkatkan kualitas manajemen untuk pembangunan kota yang komprehensif dan berkelanjutan.
Organisasi Partai yang Kuat – Pemerintahan yang Stabil – Memperkuat Kepercayaan Publik
Sebagai organisasi Partai dalam lembaga administrasi negara, Komite Partai Pemerintah Kota memainkan peran politik inti, memimpin baik Pemerintah Kota maupun unit-unit Partai di bawahnya.
Di tengah reformasi manajemen perkotaan dan transformasi digital, organisasi Partai dalam administrasi telah memelopori reformasi administrasi, memodernisasi layanan publik, dan mengembangkan pemerintahan elektronik serta tata kelola digital.
Inovasi dalam metode kepemimpinan, peningkatan etika publik, akuntabilitas, dan sikap pelayanan publik telah menjadi standar bagi para kader, anggota Partai, dan pegawai negeri.
Gerakan emulasi patriotik, model “Mobilisasi Massa Cerdas”, dan pembelajaran ideologi serta etika Ho Chi Minh telah menyebar luas di seluruh sistem.
Integrasi erat antara organisasi Partai dan pemerintahan telah meningkatkan efisiensi administrasi dan memperkuat kepercayaan publik terhadap kepemimpinan kota.
Pada masa jabatan lalu, organisasi Partai dalam administrasi kota telah berinovasi dalam operasi mereka, menghubungkan tugas pembangunan Partai dengan tugas profesional. Peran politik inti Partai di lembaga dan unit telah ditegaskan dengan jelas.
Reformasi administrasi, transformasi digital, dan tata kelola pintar telah diimplementasikan secara komprehensif. Kebijakan utama tentang etika publik, disiplin, dan ketertiban administrasi telah ditegakkan secara ketat.
Kota ini memprioritaskan pembangunan layanan sipil yang bertanggung jawab, berdedikasi, dan teladan yang tetap terhubung dengan rakyat, memenuhi tuntutan tata kelola modern.
Koordinasi yang erat antara organisasi Partai dan administrasi telah meningkatkan efisiensi operasional, menciptakan pemerintahan yang transparan, profesional, dan berorientasi pada layanan.
Menyatukan Kekuatan – Memperluas Skala – Memanfaatkan Sumber Daya Intelektual
Sorotan yang menonjol adalah perluasan cakupan organisasi Partai di bawah Pemerintah Kota, yang kini tidak hanya mencakup lembaga administratif tetapi juga perusahaan negara, lembaga publik, lembaga pusat, universitas, akademi, dan sekolah kejuruan.
Entitas-entitas ini membawa keahlian tinggi dan pengalaman praktis, menjadi sumber daya berharga untuk nasihat kebijakan dan tugas pembangunan sosial-ekonomi.
Menyatukan kekuatan-kekuatan ini di bawah kepemimpinan Komite Partai meningkatkan kekuatan kolektif, menumbuhkan solidaritas, dan mendorong inovasi di semua sektor.
Komite Partai telah mengadopsi motto “Solidaritas – Disiplin – Terobosan – Pembangunan” untuk masa jabatan 2025-2030.
Prioritas utama meliputi: Solidaritas sebagai fondasi konsensus di seluruh sistem politik; Disiplin sebagai prinsip yang memastikan akuntabilitas dan ketelitian dalam pelayanan publik; Terobosan yang berfokus pada model pemerintahan dua tingkat, administrasi digital, dan kebijakan khusus; dan Pembangunan yang bertujuan untuk Da Nang yang dinamis, pintar, dan layak huni.
Memposisikan Da Nang dalam Ruang Pembangunan Baru
Resolusi Politbiro No. 43-NQ/TW menguraikan visi strategis Da Nang untuk menjadi “pusat sosial-ekonomi utama di Vietnam dan Asia Tenggara.”
Ini mencerminkan harapan pusat dan misi politik kota, menekankan tanggung jawab historisnya dalam fase pembangunan baru.
Da Nang berada di momen penting,