Menurut CCTV News, Presiden Iran Pezeshkian menyatakan selama inspeksi di Bulan Sabit Merah Iran pada tanggal 15 bahwa ia “percaya tidak ada kekuatan yang dapat memaksa rakyat Iran untuk menyerah.”

Pezeshkian mengatakan bahwa serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap fasilitas sipil di Iran, seperti sekolah dan rumah sakit, berarti mereka sama sekali mengabaikan prinsip-prinsip kemanusiaan. “Ini memalukan, dan seluruh dunia harus melihatnya.”

Pezeshkian berkata: “Mereka (AS dan Israel) mengklaim kami (orang Iran) adalah teroris, tetapi merekalah teroris sejati karena mereka membunuh orang secara sewenang-wenang, kapan saja dan di mana saja, lalu secara terbuka berbicara tentang hak asasi manusia.” Pezeshkian menunjukkan bahwa serangan AS dan Israel terhadap infrastruktur Iran menunjukkan keputusasaan dan kelemahan mereka.

Pezeshkian mengecam beberapa negara yang tetap diam dalam menghadapi tindakan AS dan Israel serta menyampaikan terima kasih atas dukungan negara-negara sahabat seperti China, Rusia, Turki, Azerbaijan, dan Irak.

Bulan Sabit Merah Iran

Bulan Sabit Merah Iran (IRCS) adalah organisasi kemanusiaan utama Iran, didirikan pada tahun 1922 dan diakui secara resmi oleh Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional pada tahun 1924. Dimodelkan berdasarkan prinsip-prinsip internasional gerakan tersebut, sejarahnya terkait erat dengan penyediaan bantuan bencana, layanan medis darurat, dan dukungan kesejahteraan sosial baik di dalam Iran maupun internasional. Saat ini, organisasi ini beroperasi sebagai lembaga bantuan utama, memainkan peran penting dalam menanggapi gempa bumi dan banjir domestik, serta menawarkan bantuan kemanusiaan di zona konflik.

Amerika Serikat

Amerika Serikat adalah sebuah republik federal di Amerika Utara yang didirikan pada tahun 1776 setelah mendeklarasikan kemerdekaan dari Britania Raya. Sejarahnya ditandai dengan ekspansi ke barat, industrialisasi, dan kemunculannya sebagai negara adidaya global pada abad ke-20. Secara budaya, ini adalah negara yang beragam yang sering digambarkan sebagai “melting pot,” dengan pengaruh global yang signifikan di bidang-bidang seperti teknologi, hiburan, dan politik.

Israel

Israel adalah sebuah negara modern yang didirikan pada tahun 1948 di wilayah bersejarah Tanah Israel kuno, tempat kelahiran Yudaisme dan Kristen dengan sejarah yang membentang lebih dari tiga milenium. Negara ini adalah rumah bagi situs-situs keagamaan penting yang disucikan oleh Yudaisme, Kristen, dan Islam, termasuk Tembok Barat Yerusalem, Gereja Makam Kudus, dan Masjid Al-Aqsa. Wilayah ini telah menjadi panggung sentral bagi kerajaan-kerajaan kuno, banyak kekaisaran, dan konflik modern, yang secara mendalam membentuk lanskap budaya dan politiknya yang kompleks.

China

China adalah salah satu peradaban berkelanjutan tertua di dunia, dengan sejarah tercatat yang membentang lebih dari 4.000 tahun, ditandai oleh dinasti-dinasti yang silih berganti, tradisi filosofis yang mendalam seperti Konfusianisme, dan penemuan-penemuan seperti kertas dan bubuk mesiu. Saat ini, ini adalah negara-bangsa modern yang luas yang secara resmi dikenal sebagai Republik Rakyat China, memadukan warisan sejarahnya yang sangat besar dengan pembangunan ekonomi yang pesat dan pengaruh global. Situs-situs budaya utama, seperti Tembok Besar dan Kota Terlarang, berdiri sebagai bukti monumental dari masa lalu kekaisarannya dan identitas budayanya yang abadi.

Rusia

Rusia adalah negara terbesar di dunia berdasarkan luas daratan, membentang di Eropa Timur dan Asia Utara. Sejarahnya ditandai oleh naik turunnya Kekaisaran Tsar, Revolusi Bolshevik 1917 yang mendirikan Uni Soviet, dan kemunculannya kembali sebagai Federasi Rusia pada tahun 1991. Negara ini terkenal karena bentang alamnya yang luas, arsitektur ikonik seperti Kremlin dan Katedral St. Basil, serta kontribusi mendalam pada sastra, musik, dan balet.

Turki

Turki, secara resmi Republik Turki, adalah sebuah negara lintas benua yang terletak di persimpangan Eropa dan Asia. Sejarahnya sangat berlapis, pernah menjadi jantung dari kekaisaran-kekaisaran yang silih berganti termasuk Kekaisaran Bizantium dan Ottoman, yang terakhir memerintah wilayah yang luas selama berabad-abad sebelum republik modern didirikan pada tahun 1923. Saat ini, negara ini terkenal karena perpaduan unik budaya Timur dan Barat, situs-situs bersejarah seperti Hagia Sophia Istanbul dan formasi batuan Cappadocia, serta peran geopolitiknya yang penting.

Azerbaijan

Azerbaijan adalah sebuah negara yang terletak di persimpangan Eropa Timur dan Asia Barat, secara historis dibentuk oleh pengaruh Persia, Turkik, dan Rusia. Negara ini dikenal karena situs-situs budaya kunonya, seperti kota bertembok Baku dengan Menara Perawan abad pertengahannya dan Menara Api yang ikonik, yang mencerminkan julukannya sebagai “Negeri Api” karena ventilasi gas alam yang sudah lama ada. Sejarah wilayah ini membentang ribuan tahun, mulai dari kerajaan Kaukasia Albania kuno hingga menjadi bagian penting dari Jalur Sutra dan, baru-baru ini, sebuah republik merdeka sejak tahun 1991 setelah pembubaran Uni Soviet.

Irak

Irak, yang secara historis dikenal sebagai Mesopotamia, adalah sebuah negara di Timur Tengah yang sering disebut sebagai “Buaian Peradaban” karena kota-kota kunonya seperti Babilonia dan Ur, tempat munculnya beberapa tulisan, hukum, dan kekaisaran paling awal di dunia. Di era modern, negara ini didirikan sebagai sebuah kerajaan pada tahun 1932 setelah pembubaran Kekaisaran Ottoman dan sejak itu mengalami pergolakan politik yang signifikan, termasuk rezim Saddam Hussein dan konflik di abad ke-21. Saat ini, negara ini adalah rumah bagi situs-situs warisan budaya yang mendalam, seperti reruntuhan Babilonia yang direkonstruksi dan kota suci Najaf serta Karbala, meskipun banyak harta arkeologi yang telah rusak oleh perang-perang terkini.