Seorang wanita telah dilaporkan ke polisi karena diduga membuat anak laki-laki berusia empat tahun dari ipar perempuannya minum asam karena “kecemburuan” bahwa mertuanya lebih memperhatikan anak laki-laki tersebut daripada anaknya sendiri.
Tersangka dan ibu anak laki-laki tersebut menikah dengan dua saudara laki-laki dan tinggal dalam satu keluarga besar.
Ibu anak laki-laki tersebut melapor ke polisi, menuduh bahwa tersangka, dengan niat membunuh putranya, membuatnya minum asam di dapur dengan dalih menawarkan jus buah.
Tersangka membujuk anak laki-laki tersebut dengan menjanjikan cokelat jika dia meminum “jus” itu.
Anak laki-laki itu jatuh sakit setelah meminum asam dan dirawat di rumah sakit. Dia telah diperbolehkan pulang.
Berdasarkan penyelidikan, tersangka menyimpan dendam karena kakek-nenek lebih merawat dan memberikan perhatian lebih kepada putra ipar perempuannya daripada kepada anaknya sendiri.
Baru-baru ini, kakek juga membuat tato nama putra pelapor, yang semakin “membuat marah” tersangka.
Sebuah kasus telah didaftarkan terhadap wanita tersebut, dan kasus ini masih dalam penyelidikan.