Segera setelah video muncul di media sosial yang memperlihatkan seorang pria memukul seorang anak laki-laki dengan sandal dan tangannya, polisi Kelurahan Phu An (Kota Ho Chi Minh) meluncurkan penyelidikan.

Pada tanggal 16 April, polisi Kelurahan Phu An, Kota Ho Chi Minh, menyatakan bahwa unit tersebut telah memanggil pria yang terkait dengan video yang menunjukkan tanda-tanda kekerasan terhadap anak untuk diperiksa dan ditindak sesuai dengan peraturan hukum.

Identitas pria yang memukul anak laki-laki itu diketahui sebagai Bapak T.L. Anak laki-laki yang dipukul bernama T.N., anak kandung dari Bapak L. (keduanya berdomisili di kawasan pemukiman Phu Thu, Kelurahan Phu An).

Menurut polisi Kelurahan Phu An, melalui pemantauan ruang daring, polisi kelurahan menemukan beberapa akun Facebook yang mengunggah video yang merekam seorang pria menggunakan sandal dan tangannya untuk memukul seorang anak laki-laki.

Setelah diselidiki, polisi memastikan kejadian tersebut terjadi di kawasan pemukiman Phu Thu, Kelurahan Phu An, dan karena itu memanggil pria tersebut, korban, dan orang-orang terkait ke markas polisi kelurahan untuk dimintai keterangan.

Di kantor polisi, Bapak L. mengaku bahwa karena anaknya sering berlari dan bermain di jalan, ia khawatir anak tersebut tertabrak mobil. Ia sudah memperingatkan anaknya, tetapi anak itu tidak mendengarkan, yang menyebabkan ia melakukan tindakan memukul anak tersebut.

Polisi Kelurahan Phu An terus mengkonsolidasikan berkas perkara, mengambil keterangan dari saksi-saksi dan orang-orang terkait untuk memperjelas sifat dan tingkat keparahan pelanggaran guna ditindak sesuai dengan peraturan hukum.

Mengalami konflik dengan ayah kandungnya dalam kehidupan sehari-hari, setelah mabuk, Nay Thong (33 tahun), memukul dan menendang ayahnya berkali-kali, menyebabkan pria itu mengalami patah 5 tulang rusuk.

Kelurahan Phu An

Kelurahan Phu An adalah sebuah distrik di Provinsi Binh Duong, Vietnam, yang secara historis dikenal sebagai area penting selama Perang Vietnam karena lokasinya yang strategis dan sebagai bagian dari “Segitiga Besi.” Saat ini, kawasan ini merupakan zona perkotaan dan industri yang berkembang, dengan upaya untuk melestarikan situs-situs sejarah dan budaya lokal yang terkait dengan masa lalunya selama perang.

Kota Ho Chi Minh

Kota Ho Chi Minh, yang sebelumnya dikenal sebagai Saigon, adalah kota terbesar dan pusat ekonomi Vietnam. Kota ini berfungsi sebagai ibu kota Indochina Prancis dan kemudian Vietnam Selatan, memainkan peran sentral selama Perang Vietnam sebelum direbut pada tahun 1975, yang menyebabkan penggantian namanya. Saat ini, kota ini adalah metropolis dinamis yang dikenal karena perpaduan arsitektur kolonial Prancis, kehidupan jalanan yang semarak, dan perkembangan modern yang pesat.

Kawasan pemukiman Phu Thu

Phu Thu adalah kawasan pemukiman modern di Vietnam, yang biasanya dikembangkan dalam beberapa dekade terakhir sebagai bagian dari perluasan perkotaan untuk menampung populasi yang terus bertambah. Sejarahnya umumnya terkait dengan inisiatif perencanaan kota setempat, yang mengubah lahan pertanian atau lahan yang belum dikembangkan sebelumnya menjadi komunitas perumahan kontemporer.