Rapat tahunan Forum Pemuda Marwadi – cabang Surat berlangsung dengan penuh antusiasme, kebersamaan, dan semangat organisasi. Dalam kesempatan ini, kepengurusan baru untuk tahun 2026–2027 dibentuk secara musyawarah, dengan Abhishek Khetan terpilih sebagai Ketua, Sushant Bajaj sebagai Sekretaris, dan Kaushal Goyal sebagai Bendahara.

Dalam sambutannya, Ketua terpilih Abhishek Khetan menyatakan bahwa tanggung jawab ini bukan sekadar jabatan baginya, melainkan sebuah ikrar pengabdian, dedikasi, dan kepemimpinan. Ia menyatakan keyakinannya bahwa dengan kerja sama anggota, bimbingan para senior, dan energi dari generasi muda, organisasi ini akan dibawa ke tingkat yang lebih tinggi.

Ia menambahkan bahwa dengan mengutamakan pelayanan sosial, kegiatan budaya, dan pengembangan organisasi, forum ini akan dibuat lebih aktif, efektif, dan berdaya. Ia juga berkomitmen untuk menghubungkan lebih banyak pemuda dengan organisasi serta memberikan arah dan momentum baru.

Pada acara tersebut, hadir sejumlah anggota terkemuka, termasuk Ketua Provinsi Ajay Agrawal, Pelindung Ranjit Chaudhary, mantan Ketua Prakash Sultania, Rahul Bajaj, Prakash Bindal, dan Ketua petahana Ganesh Agrawal. Semuanya mengucapkan selamat kepada tim yang baru terbentuk, mendoakan masa depan organisasi yang cerah, serta menjamin segala kerja sama dan bimbingan yang diperlukan.

Forum Pemuda Marwadi

Forum Pemuda Marwadi adalah organisasi komunitas, bukan situs bersejarah atau budaya. Ini adalah perkumpulan modern yang dibentuk oleh diaspora Marwari untuk menghubungkan generasi muda, melestarikan warisan budaya mereka, serta terlibat dalam kesejahteraan sosial dan jaringan bisnis. Sejarahnya berakar pada migrasi dan semangat kewirausahaan komunitas Marwari, yang sebagian besar berasal dari Rajasthan, India, dengan forum-forum seperti ini muncul pada akhir abad ke-20 dan awal abad ke-21 untuk mendukung generasi muda.

Surat

Surat adalah kota pelabuhan bersejarah di negara bagian Gujarat, India, yang terkenal sebagai pusat perdagangan global utama pada era Mughal, khususnya untuk tekstil dan berlian. Popularitasnya meningkat pada abad ke-16 dan ke-17 ketika menarik perusahaan dagang Eropa seperti Inggris dan Belanda, yang mendirikan beberapa pos dagang awal mereka di sana. Saat ini, kota ini tetap menjadi pusat komersial penting, sering disebut “Kota Berlian India” karena industri pemotongan dan penggosokan berliannya yang besar.