Kapten KKR Ajinkya Rahane saat upacara presentasi pasca-pertandingan.

Kapten Kolkata Knight Riders Ajinkya Rahane awalnya cepat menyalahkan Cricket Australia karena Cameron Green tidak membawakan bola di pertandingan pembuka musim Indian Premier League (IPL) 2026. Namun, hanya dua laga setelah Green akhirnya mulai membawakan bola, sang all-rounder itu kembali tidak dimanfaatkan sebagai bowler dalam laga melawan Gujarat Titans, Jumat, membuat dunia kriket kembali bingung. Ketika Rahane ditanya tentang keengganan manajemen tim menggunakan pemain senilai Rp 25,20 crore itu sebagai bowler, ia tak lagi bisa menunjuk jari ke dewan kriket nasional.

Ini adalah hasil lain yang meruntuhkan semangat bagi Rahane karena KKR merosot ke kekalahan kelima dalam enam pertandingan. Meski kalah, batter senior itu memilih fokus pada hal positif, khususnya kembalinya performa Cameron Green. Sang all-rounder mencatatkan inning yang solid setelah serangkaian performa buruk, meski itu tak cukup mencegah kekalahan. KKR masih belum menemukan formula kemenangan dan saat ini terpuruk di dasar klasemen dengan hanya satu poin, yang diperoleh dari laga yang dibatalkan karena hujan melawan Punjab Kings.

“Tidak mudah untuk langsung berbicara setelah kalah, tapi saya ingin fokus pada hal positif. Cara kami memulai, kehilangan tiga wicket lebih awal, itu sulit,” kata Rahane usai kekalahan lima wicket.

Dengan Green akhirnya menemukan ritmenya, mencetak 79 dari 55 bola setelah serangkaian total yang mengecewakan, KKR berhasil menekan Gujarat Titans selama overs tengah.

“Inning Cameron Green luar biasa. Dia berada di bawah tekanan, tapi cara dia melawan balik dan menyerang bowler mereka luar biasa untuk disaksikan. Pada 147-4, mencapai total sekitar 180 adalah tugas yang sulit bagi kami sebagai unit batting,” tambah Rahane.

Ia juga memuji bowler-bowlernya, mencatat bahwa meski dalam tren kalah, mereka tetap termotivasi—sebuah upaya yang terlihat jelas pada hari Jumat. Ketika ditanya mengapa Green tidak membawakan bola selama pertandingan, Rahane menjelaskan bahwa keputusan itu didasarkan pada kebugaran pemain Australia tersebut, mencatat bahwa ia sedang mengalami kram.

“Saya tetap ingin memberi penghargaan pada bowler kami. Tidak mudah ketika segala sesuatunya tidak berjalan sesuai keinginan, tapi mereka terus bangkit dan berusaha keras,” kata Rahane. Mengenai Green, ia menjelaskan: “Dia sebenarnya sedang berjuang melawan kram, itulah sebabnya dia keluar masuk lapangan.”

Video Pilihan Hari Ini

IPL 2026 | Delhi Capitals Menang 6 Wicket Atas Mumbai Indians: Penebusan Dosa Untuk Sameer Rizvi

Indian Premier League

Indian Premier League (IPL) adalah liga kriket Twenty20 profesional yang didirikan pada 2008. Liga ini merevolusi olahraga tersebut dengan memperkenalkan model waralaba berenergi tinggi, menggabungkan tim berbasis kota dengan pemain bintang internasional. Sejak itu, liga ini menjadi fenomena olahraga dan hiburan global, yang tertanam dalam budaya populer modern.

Kolkata Knight Riders

Kolkata Knight Riders (KKR) adalah waralaba kriket Twenty20 profesional yang berbasis di Kolkata, India, dan anggota pendiri Indian Premier League (IPL) sejak awal pada 2008. Tim ini dikenal dengan warna ungu dan emasnya yang cerah dan telah memenangkan kejuaraan IPL beberapa kali, pada 2012 dan 2014.

Cricket Australia

Cricket Australia adalah badan pengatur nasional untuk olahraga kriket di Australia, didirikan pada 1905. Lembaga ini mengawasi semua level permainan, dari akar rumput hingga tim nasional elit,

Indian Premier League

Indian Premier League (IPL) adalah liga kriket Twenty20 profesional yang didirikan pada 2008 oleh Dewan Kontrol Kriket di India (BCCI). Liga ini merevolusi olahraga dengan memadukan kriket berenergi tinggi dengan hiburan, menampilkan tim waralaba berbasis kota. Sejarah liga ditandai dengan kesuksesan komersial yang cepat, menjadikannya salah satu acara olahraga yang paling banyak ditonton dan menguntungkan di dunia.

Kolkata Knight Riders

Kolkata Knight Riders (KKR) adalah waralaba kriket Twenty20 profesional yang berbasis di Kolkata, India, dan anggota pendiri Indian Premier League (IPL) sejak 2008. Dimiliki bersama oleh bintang Bollywood Shah Rukh Khan, tim ini dinamai berdasarkan hubungan budaya historis kota dengan Knight’s Templar dan identitas modernnya. KKR mengatasi kesulitan awal untuk menjadi salah satu tim paling sukses di IPL, memenangkan kejuaraan pada 2012 dan 2014.

Cricket Australia

Cricket Australia adalah badan pengatur nasional untuk olahraga kriket di Australia, didirikan pada 1905 sebagai Dewan Kontrol Australia untuk Kriket Internasional. Lembaga ini mengawasi semua kompetisi domestik, seperti Sheffield Shield dan Big Bash League, dan mengelola tim nasional Australia elit, yang memiliki sejarah gemilang termasuk beberapa kemenangan Piala Dunia. Organisasi ini memainkan peran sentral dalam mempromosikan dan mengembangkan olahraga di seluruh negeri, dari level akar rumput hingga profesional.

Похожие новости

Larangan Baru Pemerintah Picu Ketegangan dengan India dan Aksi Protes

Pemerintah Nepal telah memberlakukan aturan baru b...

AS Veto Usulan Larangan Tentara Pembebasan Balochistan

Washington, 19 September 2025: Amerika Serikat mem...

China Pamer Rudal Jarak Jauh, Klaim Bisa Jangkau AS.

Beijing,3 September — China sekali lagi mencuri pe...

Kekerasan Kembali Pecah di Perbatasan Pakistan-Afghanistan, Memicu Ketegangan

Islamabad - Sengketa perbatasan antara Pakistan da...

Suasana Politik Bihar Memanas di Tengah Isu Kepindahan Rumah Dinas Gubernur.

Patna, 11 April 2026. Terjadi lonjakan aktivitas m...