Saat gelombang panas ekstrem mencapai tingkat berbahaya di seluruh negeri, Pemerintah Kota Quezon mengambil langkah tegas—dengan menjadi tuan rumah KTT Perkotaan untuk Panas dan Kekeringan pertama di Filipina untuk mendorong aksi iklim yang mendesak dan inklusif.

Dengan indeks panas di Kota Quezon melonjak hingga 46°C pada 2024 dan 2025, ancaman ini bukan lagi sekadar teori. Hal ini sudah mengganggu kegiatan kelas, membebani sistem kesehatan masyarakat, dan membahayakan kelompok paling rentan—anak-anak, lansia, pekerja luar ruangan, serta masyarakat berpenghasilan rendah.

KTT ini menandai langkah tegas untuk menghadapi krisis yang semakin meningkat ini secara langsung.

Dengan menghimpun para pemimpin dari kota-kota anggota CityNet, pemerintah nasional dan daerah, pakar teknis, masyarakat sipil, dan sektor swasta, KTT ini berfungsi sebagai platform untuk menyelaraskan strategi, memperluas solusi, dan mempercepat aksi di tempat yang paling membutuhkan.

Inti dari pertemuan ini berfokus pada tiga prioritas mendesak:
• Memahami risiko panas ekstrem dan kekeringan di lingkungan yang mengalami urbanisasi cepat
• Mendorong solusi pendinginan yang responsif terhadap iklim dan inklusif
• Mengubah pengetahuan menjadi aksi melalui kebijakan dan program berbasis bukti

“Panas ekstrem bukan lagi ancaman masa depan—ini adalah bahaya nyata dengan konsekuensi sosial, ekonomi, dan lingkungan yang riil. Di Kota Quezon, kami melihat dampaknya paling tajam di antara kelompok paling rentan. Itulah mengapa kami bertindak sekarang—bekerja sama dengan mitra di berbagai sektor untuk memastikan solusi kami tidak hanya efektif, tetapi juga inklusif dan berkelanjutan.”

Lebih dari sekadar forum diskusi, KTT ini dirancang untuk menghasilkan hasil—mendokumentasikan praktik terbaik, berbagi inovasi tingkat kota, dan membangun peta jalan untuk aksi terkoordinasi di seluruh kota.

Seiring tantangan iklim yang semakin intens, Kota Quezon memposisikan diri di garis depan ketahanan perkotaan—mengubah urgensi menjadi aksi, dan kolaborasi menjadi solusi konkret yang melindungi setiap Warga QC.

Kota Quezon

Kota Quezon didirikan pada 1939 dan berfungsi sebagai ibu kota Filipina dari 1948 hingga 1976. Kini, kota ini merupakan kota terpadat di Filipina dan pusat utama pemerintahan, pendidikan, dan perdagangan, serta menjadi rumah bagi landmark seperti Quezon Memorial Circle.

KTT Perkotaan untuk Panas dan Kekeringan

KTT Perkotaan untuk Panas dan Kekeringan adalah konferensi atau forum yang berfokus pada penanganan tantangan iklim di kota-kota. KTT ini menghimpun pakar, pembuat kebijakan, dan pemimpin komunitas untuk membahas strategi mitigasi panas ekstrem dan kelangkaan air di lingkungan perkotaan. Sejarahnya terkait dengan pengakuan global yang semakin besar atas kerentanan kota terhadap perubahan iklim dan kebutuhan akan perencanaan ketahanan yang kolaboratif.

Filipina

Filipina adalah negara kepulauan di Asia Tenggara. Kini, negara ini dikenal dengan festival yang meriah, tradisi adat yang beragam, dan situs bersejarah seperti gereja-gereja Barok dan teras sawah kuno Banaue. Identitas budayanya merupakan perpaduan unik antara akar Melayu dan warisan kolonial.

CityNet

CityNet adalah asosiasi internasional utama bagi kota-kota dan pemangku kepentingan perkotaan yang berfokus pada promosi pembangunan perkotaan berkelanjutan. Organisasi ini didirikan pada 1987 untuk memfasilitasi kerja sama antar kota, khususnya di kawasan Asia-Pasifik. Kini, CityNet berfungsi sebagai jaringan global untuk berbagi pengetahuan dan peningkatan kapasitas di antara kota-kota dan organisasi anggotanya.

Pemerintah Kota Quezon

Pemerintah Kota Quezon merujuk pada badan administratif yang memerintah Kota Quezon.