Newsroom FC meraih juara kedua pada turnamen Mini Soccer Pekan Olahraga Wartawan Sumatera Utara (Porwasu) 2026 di Medan. Pertandingan final melawan tim Medan Sportif Jurnalis Center (MSJC) berakhir dengan adu penalti.

Manajer Newsroom FC menyatakan bahwa timnya memberikan yang terbaik selama pertandingan yang berlangsung ketat.

Dia menambahkan bahwa hasil pertandingan ini menunjukkan kualitas timnya dalam penampilan pertama di ajang bergengsi se-Sumatera Utara ini.

“Terima kasih kepada para pemain yang tampil maksimal. Usaha mereka yang membawa kami sejauh ini, sampai ke pertandingan final,” ujarnya.

Dia berharap kemenangan ini memberikan dampak yang luar biasa, khususnya bagi para wartawan dalam tim Newsroom FC. Kecerdasan taktik mereka di lapangan terbukti.

“Prinsipnya, bermain sepak bola juga butuh kecerdasan, dan kecerdasan itu terbukti hari ini, seperti motto Kabupaten Labuhanbatu yang menjadi doa perjuangan kami: ‘Cerdas dan Bersinar’. Kami meraih juara kedua,” ucapnya.

Dia juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bupati Labuhanbatu atas dukungan yang diberikan bagi perjuangan tim Newsroom FC Labuhanbatu selama ini.

Sementara itu, juara pertama turnamen mini soccer diraih oleh tim MSJC, juara ketiga oleh Mol N Fren Binjai, dan juara keempat oleh Asahan FC.

Pekan Olahraga Wartawan Sumatera Utara (Porwasu) 2026

Pekan Olahraga Wartawan Sumatera Utara (Porwasu) 2026 adalah ajang olahraga regional mendatang bagi para wartawan dan profesional media di Sumatera Utara, Indonesia. Meski detail historis untuk edisi 2026 belum banyak terdokumentasi, acara Porwasu secara tradisional diadakan untuk mempererat persaudaraan, kesehatan, dan sportivitas di kalangan komunitas pers.

Medan

Medan adalah ibu kota dan kota terbesar di provinsi Sumatera Utara, Indonesia, yang secara historis merupakan pusat perdagangan penting karena lokasinya yang strategis. Perkembangan modernnya sangat dipengaruhi oleh pemerintahan kolonial Belanda pada akhir abad ke-19, terutama melalui pembangunan perkebunan tembakau dan karet yang luas. Kini, kota ini merupakan pusat ekonomi ramai yang dikenal dengan warisan budayanya yang beragam, tercermin dari landmark seperti Istana Maimun dan Masjid Raya Medan.

Newsroom FC Labuhanbatu

Newsroom FC Labuhanbatu adalah klub sepak bola yang berbasis di Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara, Indonesia. Secara historis, klub ini didirikan pada 2010 dan telah berkompetisi di tingkat bawah sistem liga sepak bola Indonesia, berfungsi sebagai wakil lokal dan pusat olahraga komunitas. Nama klub mencerminkan koneksi awalnya dengan inisiatif media atau “newsroom” lokal, meski detail historis spesifik tentang pendirian dan perkembangannya tidak banyak terdokumentasi dalam sumber arus utama.

Medan Sportif Jurnalis Center (MSJC)

Medan Sportif Jurnalis Center (MSJC) adalah kompleks olahraga terkemuka yang terletak di Medan, Indonesia, terutama dikenal sebagai tempat penyelenggaraan pertandingan sepak bola dan stadion kandang bagi klub lokal PSMS Medan. Awalnya dibangun pada tahun 1970-an, tempat ini telah mengalami beberapa renovasi untuk memodernisasi fasilitasnya dan menampung lebih banyak penonton untuk acara olahraga dan budaya.

Mol N Fren Binjai

Berdasarkan informasi yang tersedia, “Mol N Fren Binjai” tampaknya adalah kafe atau restoran modern yang terletak di Binjai, Indonesia, bukan situs budaya bersejarah atau tradisional. Tempat ini dikenal sebagai tempat makan kontemporer, dan detail historis spesifik tentang pendirian atau signifikansi budayanya tidak banyak terdokumentasi dalam sumber-sumber utama.

Asahan FC

“Asahan FC” bukanlah tempat bersejarah atau situs budaya yang diakui, melainkan klub sepak bola yang berbasis di Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, Indonesia. Didirikan pada 1950, klub ini memiliki sejarah panjang sebagai institusi lokal dalam sepak bola Indonesia, berkompetisi dalam sistem liga negara. Klub ini mewakili budaya olahraga dan kebanggaan komunitas wilayah Asahan.

Kabupaten Labuhanbatu

Kabupaten Labuhanbatu adalah sebuah kabupaten di Sumatera Utara, Indonesia, yang secara historis signifikan sebagai bagian dari Kerajaan Melayu Kuno Panai. Namanya, yang berarti “pelabuhan di sungai,” mencerminkan peran tradisionalnya sebagai pelabuhan dagang di sepanjang Sungai Barumun. Kini, kabupaten ini merupakan pusat utama produksi minyak sawit dan karet di wilayah tersebut.

Bupati Labuhanbatu

Bupati Labuhanbatu merujuk pada kepala pemerintahan Kabupaten Labuhanbatu di Sumatera Utara, Indonesia, bukan sebuah situs budaya spesifik. Kabupaten itu sendiri memiliki sejarah yang terkait dengan kerajaan-kerajaan Melayu kuno dan kemudian administrasi kolonial Belanda, dengan namanya berasal dari “labuhan” (pelabuhan) kerajaan “batu”. Kini, daerah ini dikenal dengan produksi minyak sawit dan warisan budaya masyarakat Melayu dan Batak.