Militer Israel Klaim Sejumlah Pejabat Senior Angkatan Laut Korps Pengawal Revolusi Islam Iran Tewas dalam Serangan

Pasukan Pertahanan Israel mengeluarkan pernyataan pada tanggal 26, menyatakan bahwa militer melakukan serangan udara di pelabuhan Abbas di selatan Iran pada malam sebelumnya. Beberapa pejabat senior Angkatan Laut Korps Pengawal Revolusi Islam Iran tewas, termasuk Komandan Angkatan Laut Ali Reza Tangsiri dan Kepala Intelijen Angkatan Laut Behnam Rezaei.

Pernyataan itu menyebutkan bahwa dengan dukungan intelijen, Angkatan Udara Israel melakukan serangan presisi di pelabuhan Abbas, yang mengakibatkan tewasnya Tangsiri. Tangsiri telah menjabat sebagai komandan Angkatan Laut Korps Pengawal Revolusi Islam Iran selama delapan tahun terakhir. Ia adalah tokoh utama dalam blokade Selat Hormuz.

Pernyataan itu menambahkan bahwa pada saat serangan udara terjadi, Tangsiri sedang berada dalam pertemuan dengan beberapa perwira senior Angkatan Laut Korps Pengawal Revolusi Islam. Selain Tangsiri, Rezaei juga tewas dalam operasi ini.

Pelabuhan Abbas

Pelabuhan Abbas, juga dikenal sebagai Bandar Abbas, adalah kota pelabuhan utama di pesisir selatan Iran di sepanjang Selat Hormuz. Kota ini didirikan pada awal abad ke-17 oleh Shah Abbas I dari dinasti Safawi untuk menggantikan pelabuhan Hormuz yang direbut dan berfungsi sebagai pusat angkatan laut dan perdagangan yang vital. Saat ini, kota ini tetap menjadi pelabuhan utama Iran untuk perdagangan maritim dan gerbang strategis ke Teluk Persia.

Selat Hormuz

Selat Hormuz adalah titik penyempitan maritim yang sangat vital secara strategis, menghubungkan Teluk Persia dengan Teluk Oman dan Samudra Hindia yang lebih luas. Secara historis, selat ini telah menjadi rute perdagangan utama selama berabad-abad, namun di era modern, signifikansinya ditentukan oleh transit sekitar seperlima dari pasokan minyak dunia. Hal ini telah menjadikannya titik fokus ketegangan geopolitik dan perhatian keamanan internasional selama beberapa dekade.