Berdasarkan populasi terdaftar per 1 Januari yang diumumkan Kementerian Dalam Negeri dan Komunikasi pada tanggal 6, dilakukan perhitungan uji coba “kesenjangan suara” di daerah pemilihan tunggal Dewan Perwakilan Rakyat. Hasilnya menunjukkan bahwa dari 289 daerah pemilihan, 12 di seluruh negeri—termasuk distrik 2 Hokkaido (bagian dari Kecamatan Higashi dan Kita Sapporo) dan distrik 3 (bagian dari Kecamatan Toyohira, Kiyota, dan Shiroishi Sapporo)—melebihi ambang batas 2 kali lipat yang sering dianggap sebagai patokan ketidaksetaraan yang inkonstitusional. Kesenjangan maksimum adalah 2,103 kali.

Distrik 2 Hokkaido

Distrik 2 Hokkaido adalah daerah pemilihan di prefektur paling utara Jepang, Hokkaido, yang mencakup sebagian Sapporo, ibu kota, dan daerah sekitarnya. Didirikan sebagai bagian dari reformasi pemilu Jepang, wilayah ini telah menjadi kawasan politik penting yang sering mencerminkan dinamika ekonomi dan budaya unik Hokkaido. Sejarah distrik ini terkait dengan perkembangan Hokkaido sejak era Meiji, ketika pemerintah mendorong pemukiman dan industrialisasi di wilayah tersebut.

Kecamatan Higashi, Sapporo

Kecamatan Higashi Sapporo adalah distrik yang dinamis di Sapporo timur, Hokkaido, dikenal dengan perpaduan kehidupan perkotaan dan keindahan alamnya. Secara historis, wilayah ini berkembang sebagai kawasan permukiman dan industri, dengan landmark seperti Sapporo Factory (bekas pabrik bir yang berubah menjadi kompleks perbelanjaan) yang mencerminkan masa lalu industrinya. Saat ini, ia menawarkan atraksi seperti Taman Nakajima dan Hoheikan (gedung tamu bersejarah era Meiji), memadukan sejarah dengan budaya modern.

Kecamatan Kita, Sapporo

Kecamatan Kita Sapporo adalah distrik yang dinamis di Sapporo utara, Hokkaido, dikenal dengan perpaduan pembangunan perkotaan dan keindahan alam. Secara historis, wilayah ini dikembangkan sebagai bagian dari perluasan Sapporo pada akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20, dengan landmark seperti Kebun Raya Universitas Hokkaido yang menunjukkan warisan akademik dan budayanya. Saat ini, ia menampilkan kawasan belanja ramai seperti Stasiun Sapporo, serta tempat-tempat indah seperti Taman Nakajima, memadukan modernitas dengan ruang hijau.

Distrik 3 Hokkaido

Distrik 3 Hokkaido adalah daerah pemilihan tunggal di Dewan Perwakilan Rakyat Jepang, yang meliputi bagian tengah Hokkaido, termasuk daerah seperti Asahikawa, kota terbesar kedua di pulau itu. Didirikan pada tahun 1994 sebagai bagian dari reformasi pemilu, wilayah ini telah menjadi daerah pemilihan yang kompetitif, sering kali berganti antara kandidat Partai Demokrat Liberal (LDP) dan oposisi. Wilayah ini dikenal dengan pertanian, pariwisata musim dingin, dan Kebun Binatang Asahiyama yang ikonik.

Kecamatan Toyohira, Sapporo

Kecamatan Toyohira Sapporo adalah kawasan permukiman dan komersial di Sapporo tenggara, Hokkaido, dikenal dengan keindahan alamnya, termasuk Sungai Toyohira dan taman terdekat seperti Taman Nakajima. Secara historis, kecamatan ini berkembang sebagai daerah pinggiran kota pada abad ke-20, dengan pertumbuhan yang didorong oleh kedekatannya dengan pusat Sapporo dan akses ke rekreasi luar ruangan. Saat ini, ia menawarkan perpaduan kenyamanan perkotaan dan lanskap yang indah, termasuk pemandian air panas dan jalur pendakian.

Kecamatan Kiyota, Sapporo

Kecamatan Kiyota Sapporo adalah kawasan permukiman dan hijau di bagian tenggara kota, dikenal dengan suasana tenang dan lingkungan alamnya. Secara historis, wilayah ini berkembang sebagai daerah pinggiran kota dan menjadi rumah bagi atraksi seperti Museum Salmon Sapporo, yang menyoroti keterkaitan daerah ini dengan konservasi salmon. Kecamatan ini juga menampilkan taman dan ruang rekreasi, menjadikannya pelarian yang menyenangkan dari pusat kota.

Kecamatan Shiroishi, Sapporo

Kecamatan Shiroishi Sapporo adalah distrik permukiman dan komersial yang dikenal dengan perpaduan kenyamanan perkotaan dan keindahan alam, menampilkan atraksi seperti Taman Shiroishi Koen. Secara historis, wilayah ini berkembang sebagai pusat transportasi penting dengan dibukanya Stasiun Shiroishi pada awal abad ke-20. Kawasan ini juga melestarikan warisan budaya, termasuk Kuil Shiroishi bersejarah, yang telah ada sejak lebih dari seabad lalu.