Pusat Meteorologi Nasional telah mengeluarkan peringatan siaga merah untuk hujan lebat di Makkah, yang diperkirakan berlanjut hingga pukul 21:00.
Dampak yang menyertainya meliputi angin kencang, jarak pandang horizontal yang berkurang, hujan es, banjir bandang, dan badai petir.
Dalam laporan cuaca hari ini, Pusat Meteorologi Nasional memprediksi lanjutan badai petir sedang hingga lebat yang mengakibatkan banjir bandang, disertai hujan es dan angin kencang di sebagian wilayah Jazan, Asir, Al Baha, dan Makkah.
Hujan ringan hingga sedang diperkirakan terjadi di sebagian wilayah Madinah, Tabuk, Al-Jouf, dan Perbatasan Utara, serta beberapa area Najran.
Sementara itu, langit akan berawan sebagian hingga sebagian besar, dengan kemungkinan badai petir ringan disertai angin pengangkat debu di sebagian wilayah Provinsi Timur, Riyadh, dan Al-Qassim.
Makkah
Makkah adalah kota tersuci dalam Islam, terletak di Arab Saudi. Ini adalah tempat kelahiran Nabi Muhammad dan lokasi Ka’bah, struktur berbentuk kubus suci di tengah Masjidil Haram, yang menjadi arah kiblat umat Islam di seluruh dunia. Setiap tahun, jutaan Muslim menunaikan Haji, ibadah tahunan ke Makkah, yang merupakan salah satu dari Rukun Islam dan berasal dari zaman Nabi Ibrahim dalam tradisi Islam.
Jazan
Jazan adalah kota pesisir di barat daya Arab Saudi, dikenal karena lokasi strategisnya di dekat Laut Merah dan lahan pertaniannya yang subur. Secara historis, kota ini merupakan pusat perdagangan dan perikanan penting, dengan pengaruh dari berbagai budaya karena kedekatannya dengan Yaman dan Afrika Timur. Saat ini, Jazan menjadi bagian dari rencana pembangunan Visi 2030 Arab Saudi, yang bertujuan meningkatkan pariwisata dan pertumbuhan ekonomi melalui proyek-proyek seperti Kota Ekonomi Jazan.
Asir
Asir adalah wilayah pegunungan di barat daya Arab Saudi yang terkenal dengan pemandangannya yang menakjubkan, iklim sejuk, dan warisan budaya yang kaya. Secara historis, wilayah ini adalah rumah bagi suku-suku kuno dan berfungsi sebagai pusat perdagangan dan pertanian utama karena dataran tingginya yang subur. Saat ini, Asir terkenal dengan desa-desa tradisional, pertanian terasering, dan festival-festival meriah yang menampilkan warisan unik suku-suku lokal.
Al Baha
Al Baha adalah wilayah yang indah di barat daya Arab Saudi, dikenal dengan pegunungan hijau, hutan lebat, dan desa-desa tradisionalnya. Secara historis, wilayah ini merupakan bagian dari rute perdagangan kuno dan rumah bagi suku-suku asli, dengan warisan budaya kaya yang tercermin dalam arsitektur batu dan kerajinan lokalnya. Saat ini, Al Baha adalah tujuan wisata populer, menawarkan perpaduan keindahan alam dan situs bersejarah seperti Istana Shada serta desa-desa gantung Thee Ain dan Al-Habala.
Madinah
Madinah, secara resmi dikenal sebagai Al-Madinah Al-Munawwarah (“Kota yang Bercahaya”), adalah kota tersuci kedua dalam Islam, terletak di Arab Saudi. Di sinilah Nabi Muhammad hijrah pada tahun 622 M, mendirikan komunitas Muslim pertama dan kalender Islam. Kota ini adalah rumah bagi Masjid Nabawi (Al-Masjid an-Nabawi), yang memuat makam Nabi dan merupakan situs ziarah utama bagi umat Islam di seluruh dunia.
Tabuk
Tabuk adalah kota bersejarah di barat laut Arab Saudi, dikenal karena lokasi strategisnya di sepanjang rute perdagangan kuno. Kota ini memiliki warisan Islam yang signifikan, karena menjadi lokasi Ekspedisi Tabuk yang dipimpin oleh Nabi Muhammad pada tahun 630 M. Saat ini, wilayah ini menampilkan situs-situs arkeologi seperti Benteng Tabuk, dan berfungsi sebagai gerbang menuju destinasi pariwisata Arab Saudi yang sedang berkembang.
Al-Jouf
Al-Jouf, terletak di utara Arab Saudi, adalah wilayah yang kaya sejarah, dikenal dengan situs arkeologi kuno dan warisan pertaniannya. Wilayah ini pernah menjadi bagian penting dari rute perdagangan Nabatea dan Asyur, dengan landmark seperti Kastil Marid dan reruntuhan kuno Dumat al-Jandal yang mencerminkan signifikansinya. Saat ini, Al-Jouf juga terkenal dengan kebun zaitunnya, menghasilkan beberapa minyak zaitun terbaik di negara ini.
Najran
Najran adalah kota bersejarah di barat daya Arab Saudi, dekat perbatasan Yaman, dikenal dengan warisan budaya yang kaya dan situs arkeologi kuno. Kota ini pernah menjadi persinggahan penting di rute perdagangan dupa dan merupakan rumah bagi area arkeologi Al-Ukhdood, yang berasal dari lebih dari 2.000 tahun lalu dan mencakup reruntuhan permukiman dan prasasti kuno. Saat ini, Najran memadukan arsitektur tradisional bata lumpur dengan pembangunan modern, mencerminkan sejarahnya yang mendalam sebagai persimpangan perdagangan dan budaya.