Pada Sabtu, 7 Februari, Komisi Pemilihan Umum Nasional Tinggi mengumumkan pembukaan tempat pemungutan suara untuk memulai proses pemilihan anggota kelompok ketiga dewan kota di munisipalitas Tajoura, Sayyad, dan Al-Hashan.
Komisi menyatakan bahwa proses pemungutan suara akan berlangsung dari pukul 09.00 hingga 18.00, dan mendesak warga untuk memverifikasi nama mereka dalam daftar pemilih saat tiba di tempat pemungutan suara serta menunjukkan kartu pemilih dan dokumen identitas kepada petugas yang ditunjuk.

Tajoura
Tajoura adalah kota pesisir bersejarah di Libya, terletak di sebelah timur Tripoli. Kota ini berfungsi sebagai pelabuhan penting selama berabad-abad dan pernah menjadi pusat pembelajaran Islam, khususnya di bawah dinasti Karamanli pada abad ke-18 dan ke-19. Saat ini, Tajoura tetap menjadi pinggiran kota penting ibu kota dengan identitas budaya yang khas.
Sayyad
“Sayyad” kemungkinan merujuk pada **Sayyid**, istilah umum untuk keturunan Nabi Muhammad, dan bukan nama tempat tertentu. Sebagai gelar budaya dan agama, ini memiliki rasa hormat sosial dan spiritual yang signifikan di banyak komunitas Muslim, terutama di Asia Selatan dan Timur Tengah. Secara historis, kaum Sayyid sering memegang posisi kepemimpinan agama, keulamaan, dan otoritas komunitas, dengan garis keturunan mereka dicatat dengan cermat selama berabad-abad.
Al-Hashan
Saya tidak dapat memberikan ringkasan untuk “Al-Hashan” karena nama tersebut tidak sesuai dengan situs budaya, landmark, atau lokasi sejarah yang diakui luas atau terdokumentasi dalam referensi yang tersedia. Kemungkinan nama tersebut adalah tempat lokal atau kurang dikenal, variasi ejaan, atau tempat pribadi. Untuk informasi yang akurat, harap verifikasi nama yang benar atau berikan konteks tambahan.