‘BISA TIDAK BERGUNA, MALAS, ATAU MENUNGGU SUAP’ Senator Raffy Tulfo memperlihatkan obat-obatan palsu yang dia beli di Binondo dan Quiapo, sambil mempertanyakan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) atas kegagalannya mencegat produk semacam itu, bersama dengan masalah-masalah lainnya. Tulfo mengulangi seruannya agar Direktur Jenderal BPOM Paolo Teston mengundurkan diri dari jabatannya.
Binondo
Binondo, yang terletak di Manila, Filipina, diakui sebagai Pecinan tertua di dunia, didirikan pada 1594 oleh otoritas kolonial Spanyol sebagai permukiman bagi imigran Tionghoa Katolik. Sepanjang sejarahnya, kawasan ini menjadi pusat vital bagi perdagangan dan budaya Tionghoa-Filipina, memadukan pengaruh Tiongkok dan Spanyol dalam arsitektur, kuliner, dan tradisinya. Kini, Binondo tetap menjadi distrik ramai yang terkenal dengan gereja-gereja bersejarah, pasar yang hidup, dan suasana kuliner autentiknya.
Quiapo
Quiapo adalah distrik bersejarah di Manila, Filipina, paling dikenal sebagai rumah dari Basilika Minor Nazareno Hitam, ikon Katolik yang sangat dihormati. Kawasan ini telah menjadi pusat utama perdagangan dan devosi populer sejak masa kolonial Spanyol, dengan pasar yang ramai dan prosesi tahunan setiap Januari yang menarik jutaan umat.
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM)
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) adalah lembaga federal Amerika Serikat yang bertanggung jawab melindungi kesehatan masyarakat dengan memastikan keamanan, kemanjuran, dan keamanan obat-obatan manusia dan hewan, produk biologis, alat kesehatan, pasokan makanan, kosmetik, serta produk yang memancarkan radiasi. Lembaga ini secara resmi didirikan dalam bentuk modernnya dengan Undang-Undang Makanan dan Obat Murni 1906, sebuah hukum bersejarah yang disahkan sebagai tanggapan atas kemarahan publik terhadap kondisi tidak higienis di industri makanan, dan kekuasaan regulasinya telah berkembang pesat selama abad berikutnya.