Vikas, sepupu dari pihak ibu yang dituduh membunuh seorang anak polos berusia 5 tahun dan menyembunyikan mayatnya di toilet gerbong AC B2 Kushinagar Express di Mumbai, telah ditangkap oleh Unit Kriminal Surat. Tersangka diduga membunuh anak polos berusia 5 tahun itu di toilet gerbong AC B2 Kushinagar Express yang sedang berhenti di Lokmanya Tilak Terminus, Mumbai, pada Sabtu malam, lalu menyembunyikan jenazahnya. Insiden ini menyebabkan kepanikan di stasiun.
Pada Sabtu, jenazah seorang anak polos berusia sekitar 5 tahun ditemukan di toilet gerbong AC B2 Kushinagar Express yang sedang berhenti di Lokmanya Tilak Terminus. Setelah penyelidikan, polisi menemukan bahwa anak yang ditemukan itu adalah anak yang sama yang telah dilaporkan hilang dan diculik di Polsek Amroli, Surat, pada 22 Agustus.
Baca Juga:
Dalam laporannya, keluarga menuduh anak itu diculik oleh sepupunya sendiri dari pihak ibu. Berdasarkan ini, Polisi Amroli melakukan pengawasan terhadap nomor ponsel tersangka dan mulai melacaknya. Terkait hal ini, tim Polisi Amroli tiba di Lokmanya Tilak Terminus sekitar pukul 4 pagi pada Jumat dan meminta informasi dari Polisi Kereta Api mengenai anak dan tersangka tersebut.
Saat itu, mereka diberi tahu bahwa jenazah seorang anak telah ditemukan di Kushinagar Express. Selanjutnya, foto jenazah dikirim ke keluarga, di mana kerabat mengonfirmasi bahwa yang meninggal adalah anak yang sama yang diculik. Insiden ini mengubah kasus dari penculikan menjadi pembunuhan. Setelah itu, polisi menyelidiki bagaimana tersangka sampai ke Mumbai dengan anak itu dan dalam keadaan apa pembunuhan terjadi. Saat ini, polisi telah menangkap sepupu dari pihak ibu yang menjadi tersangka, Vikas.
—- Selesai —-