Dalam persiapan “Festival Salju Sapporo ke-76” yang akan digelar dari 4 hingga 11 Februari, panitia pelaksana yang melibatkan pemerintah kota melakukan inspeksi sementara pembangunan patung salju pada tanggal 19. Pekerjaan sedang berlangsung di Taman Odori, Chuo-ku, Sapporo, lokasi utama festival, di mana panitia memeriksa perkembangan terkini pembuatan patung-patung tersebut.
Festival Salju Sapporo ke-76
Festival Salju Sapporo ke-76 adalah acara musim dingin tahunan di Sapporo, Jepang, yang terkenal dengan patung-patung salju dan es yang besar dan rumit. Pertama kali diadakan pada 1950 saat siswa SMA setempat membangun enam patung salju di Taman Odori, festival ini telah berkembang menjadi festival internasional besar yang menarik jutaan pengunjung. Festival ini merayakan kreativitas dan budaya musim dingin, menampilkan pameran spektakuler, seluncuran es, dan patung-patung bercahaya di berbagai lokasi di seluruh kota.
Taman Odori
Taman Odori adalah taman publik besar di pusat kota Sapporo, Jepang, yang awalnya didirikan pada 1871 sebagai pemecah kebakaran untuk membagi kota menjadi bagian utara dan selatan. Kini, taman ini menjadi lokasi ikonik untuk Festival Salju Sapporo tahunan dan berfungsi sebagai ruang hijau utama yang menyelenggarakan berbagai acara dan pasar musiman sepanjang tahun.
Chuo-ku
Chuo-ku adalah satu dari 23 distrik khusus Tokyo, terletak di jantung kota dan dikenal sebagai pusat keuangan dan komersial utama. Secara historis, sebagian besar lahannya direklamasi dari Teluk Tokyo selama periode Edo (1603-1868), dan distrik seperti Nihonbashi dan Ginza telah menjadi pusat perdagangan, budaya, dan niaga yang penting selama berabad-abad. Kini, distrik ini menjadi rumah bagi Pasar Luar Tsukiji yang bersejarah, distrik belanja mewah Ginza, dan Bank of Japan, memadukan landmark tradisional dengan pencakar langit modern.
Sapporo
Sapporo adalah ibu kota Prefektur Hokkaido, Jepang, yang didirikan pada 1868 sebagai permukiman modern terencana selama era Meiji dalam pengembangan wilayah utara. Kini, kota ini terkenal secara internasional karena menjadi tuan rumah Olimpiade Musim Dingin 1972 dan Festival Salju Sapporo tahunannya yang dimulai pada 1950. Sejarah kota ini juga erat kaitannya dengan industri pembuatan bir, dengan Museum Bir Sapporo yang menandai lokasi salah satu pabrik bir tertua di Jepang, yang didirikan pada 1876.