- Vietnam menghapus batas dua anak untuk mengatasi angka kelahiran yang merosot, yang termasuk terendah di kawasan.
- Regulasi baru ini memberikan keluarga kebebasan lebih besar dalam memutuskan jumlah anak.
- Tingkat fertilitas Vietnam turun dari angka stabil 2,1 antara 1999 dan 2022 menjadi 1,91 pada 2024, menandai penurunan selama tiga tahun berturut-turut.
- Para ahli menyebutkan penyebab turunnya angka kelahiran adalah stres kerja, tekanan finansial, ambisi karier, dan perubahan norma sosial, terutama di perkotaan.
- Vietnam juga menghadapi ketidakseimbangan gender karena preferensi budaya terhadap anak laki-laki, dengan Kementerian Kesehatan dikabarkan mengusulkan untuk melipattigakan denda menjadi sekitar Rp 60 juta untuk membatasi seleksi jenis kelamin janin.