Hyderabad, Presiden Negara Bagian Bharatiya Janata Party (BJP) N. Ramchander Rao mengindikasikan kemungkinan adanya manipulasi dalam daftar pemilih Telangana. Ia menyatakan bahwa jelang pemilihan kota dan pemilihan Greater Hyderabad Municipal Corporation (GHMC) mendatang, ada konspirasi untuk menggembungkan suara hanya dari komunitas tertentu, khususnya di Hyderabad, untuk menguntungkan partai Majlis dengan lebih banyak kursi. Untuk itu, Sel Hukum BJP harus aktif.
Dalam pertemuan Sel Hukum BJP di markas partai, Shyamaprasad Mukherjee Bhavan, N. Ramchander Rao menyerukan agar Sel Hukum melancarkan aksi protes terhadap ketidakadilan yang dialami publik akibat pemalsuan daftar pemilih. Ia mengatakan sayap hukum BJP telah menginformasikan kepada Pengadilan Tinggi tentang keberatan publik terhadap delimitasi wilayah GHMC, namun pemerintah Kongres yang berkuasa melakukan upaya-upaya ini dalam daftar pemilih di beberapa area, khususnya untuk menguntungkan kelompok tertentu di Hyderabad.
Ramchander Rao mengatakan suara dari komunitas tertentu sengaja ditingkatkan dengan maksud memastikan lebih banyak kursi untuk partai Majlis. Baik Kongres yang berkuasa maupun partai oposisi utama BRS bertekad memenangkan pemilihan dengan menggunakan kekuatan uang, kekuatan otot, dan politik agama. Oleh karena itu, Sel Hukum BJP harus berdiri tegak 24 jam sehari untuk memberikan keadilan kepada rakyat. Ia menyebut penentangan terhadap Revisi Intensif Khusus (SIR) sebagai keliru, menyatakan itu adalah proses untuk memurnikan daftar pemilih dengan menghapus pemilih palsu, pemilih yang meninggal, dan nama pemilih ganda.
Reformasi Daftar Pemilih, Tuduhan pada Kongres, dan Kejayaan Kuil Somnath: Rao
Ramchander Rao mengatakan SIR adalah proses berkelanjutan untuk menambahkan pemilih muda baru ke dalam daftar pemilih sekaligus menghapus nama-nama penyusup dan pemilih dari negara lain. Ia menyerukan Sel Hukum BJP untuk melanjutkan perjuangan melawan ketidakberesan dalam daftar pemilih dan melindungi hak-hak warga dengan memperjuangkan keadilan.
Warga negara memiliki kepercayaan penuh pada peradilan India, itulah sebabnya publik mencari perlindungan di pengadilan untuk keadilan. Namun, partai Kongres tidak menahan diri dari upaya untuk mencemarkan nama baik lembaga independen konstitusional seperti peradilan dan Komisi Pemilihan dengan mengajukan tuduhan tanpa dasar dan tidak pantas.
Berbicara tentang Kuil Somnath, simbol keyakinan, budaya, dan spiritualitas Hindu Sanatan, Presiden Negara Bagian BJP Ramchander Rao menyebutkan bahwa BJP, bekerja sama dengan pemerintah Gujarat, merayakan Somnath Swabhiman Parv-2026 dengan megah di seluruh negeri. Ia menyatakan bahwa kuil ini dibangun kembali atas inspirasi dari Mantan Menteri Dalam Negeri Sardar Vallabhbhai Patel oleh Presiden pertama negara itu, Babu Rajendra Prasad, dan selesai pada 1951, sehingga dapat dikunjungi para peziarah.
Kejayaan Kuil Somnath, Penentangan terhadap MGNREGA, dan Kemenangan BJP yang Terus Berkembang
Ramchander Rao mengatakan penjajah Mohammad Ghaznavi menyerang Kuil Somnath dalam upaya menghancurkannya, tetapi hingga hari ini, kuil ini tetap berdiri tegak sebagai simbol agama, keyakinan, budaya, dan spiritualitas Hindu Sanatan. Dalam acara lain, Rao meluncurkan buku harian Tahun Baru 2026 BJP dan memuji Juru Bicara BJP Parameshwar dengan sangat. Ia mengatakan buku harian ini diluncurkan khusus pada perayaan festival Sankranti, bertepatan dengan penyelesaian 1000 tahun pembangunan Kuil Somnath. Ini akan bermanfaat bagi setiap pemimpin dan pekerja BJP untuk memiliki buku harian ini.
Ramchander Rao mengatakan buku harian ini memberikan semua informasi terkait BJP. Somnath Swabhiman Parv dirayakan sebagai simbol persatuan negara, perlindungan agama, dan kebanggaan budaya. Ramchander Rao menyatakan ketidakpuasan atas penentangan keras Ketua Menteri A. Revanth Reddy terhadap pemerintah pusat yang mengganti nama skema Mahatma Gandhi National Rural Employment Guarantee (MGNREGA) menjadi ‘The Developed India-Guarantee for Employment and Livelihood Mission (Rural)’ (Developed India-G-Ramji).
Ramchander Rao mengatakan Ketua Menteri, yang menyebarkan informasi salah tentang nama skema tersebut, harus tahu bahwa pemerintah Perdana Menteri Narendra Modi tidak membatalkan skema MGNREGA tetapi memodernisasinya, yang akan memberikan manfaat tambahan bagi penduduk pedesaan. Ia mengatakan Kongres mulai takut karena kemenangan BJP yang terus