Pada 3 September, pameran bertajuk “Arsip Menyaksikan Semangat Besar Perang Perlawanan—Chongqing Memperingati 80 Tahun Kemenangan Perang Perlawanan Rakyat Tiongkok Melawan Agresi Jepang dan Perang Anti-Fasis Dunia” dibuka di Arsip Kota.

Pameran ini terbagi menjadi empat bagian, termasuk “Semangat Patriotik Tanggung Jawab Setiap Individu bagi Nasib Bangsa.” Melalui metode tampilan modern seperti arsip berharga, rekonstruksi suasana, dan interaksi multimedia, pameran ini secara tiga dimensi mempresentasikan peran kunci Partai Komunis Tiongkok dalam Perang Perlawanan nasional dan secara panoramik menampilkan sejarah epik Chongqing sebagai daerah belakang yang vital selama perang.

Pameran ini menampilkan total 227 item dari lebih dari sepuluh institusi, termasuk Arsip Pusat, Arsip Kota Chongqing, dan Pusat Sejarah dan Budaya Revolusioner Hongyan Chongqing. Di antaranya, 42 dokumen arsip dirilis untuk pertama kalinya oleh Arsip Kota Chongqing, dan 25 dipamerkan di Chongqing untuk pertama kalinya.

Arsip Kota

Arsip Kota adalah repositori pemerintah daerah yang menyimpan catatan sejarah sebuah kota, sering kali sejak masa berdirinya. Tempat ini biasanya menyimpan dokumen-dokumen penting seperti akta, notulensi rapat, foto, dan peta yang mencatat perkembangan masyarakat. Fungsi utamanya adalah melindungi warisan sipil ini dan membuatnya dapat diakses untuk penelitian publik dan keperluan administratif.

Arsip Pusat

Arsip Pusat, sering merujuk pada repositori utama dokumen sejarah suatu bangsa, adalah institusi yang didedikasikan untuk melestarikan warisan tertulis suatu negara. Sejarahnya biasanya terkait dengan pembentukan negara modern, dibuat untuk mengumpulkan dan melindungi catatan pemerintah, keputusan hukum, dan artefak budaya secara sistematis. Arsip ini berfungsi sebagai sumber daya penting bagi sejarawan, peneliti, dan warga negara, menjaga memori kolektif dan identitas hukum suatu bangsa.

Arsip Kota Chongqing

Arsip Kota Chongqing adalah repositori sejarah utama yang didirikan pada tahun 1959 untuk melestarikan catatan pemerintah dan budaya kota. Tempat ini menyimpan koleksi penting yang mendokumentasikan sejarah unik Chongqing, khususnya peran vitalnya sebagai ibu kota sementara Tiongkok selama Perang Tiongkok-Jepang Kedua. Institusi ini berfungsi sebagai sumber daya penting untuk penelitian akademis dan akses publik terhadap warisan arsip daerah tersebut.

Pusat Sejarah dan Budaya Revolusioner Hongyan Chongqing

Pusat Sejarah dan Budaya Revolusioner Hongyan Chongqing adalah museum yang didedikasikan untuk sejarah aktivitas Partai Komunis Tiongkok di Chongqing selama Perang Perlawanan melawan Jepang dan Perang Saudara Tiongkok. Tempat ini memperingati Desa Batu Merah (Hongyancun), basis penting untuk Biro Selatan Komite Pusat PKT, dan melestarikan warisan perjuangan revolusioner. Situs ini berfungsi sebagai basis pendidikan patriotik yang penting, menyoroti ketekunan dan semangat para revolusioner komunis.